📈 Kalkulator Investasi — Simulasi Return Investasi
Simulasikan pertumbuhan investasi Anda: reksadana, saham, obligasi, atau emas. Hitung return dengan investasi berkala atau lump sum.
Cara Menghitung Return Investasi
Return investasi dihitung berdasarkan modal awal, kontribusi berkala, expected return, dan jangka waktu. Di Indonesia, pilihan investasi populer: deposito (3-5%), SBN/ORI (6-7%), reksadana (5-15%), saham (8-20%), emas (5-10%), properti (5-15%).
CAGR (Compound Annual Growth Rate) adalah metrik terbaik untuk membandingkan investasi. IHSG historis memberikan CAGR ~12% dalam 10 tahun terakhir. Investasi berkala (dollar cost averaging) mengurangi risiko fluktuasi pasar.
Investasi Rp 1 juta/bulan selama 20 tahun dengan return 12%/tahun = Rp 999 juta (hampir 1 miliar!). Total modal disetor hanya Rp 240 juta. Sisanya Rp 759 juta adalah keuntungan dari compounding!
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan — Kalkulator Investasi
Investasi apa yang cocok untuk pemula?
Mulai dari reksadana pasar uang (risiko rendah, return 5-7%) atau SBN Ritel (dijamin negara, return 6-7%). Setelah paham, bisa mulai reksadana campuran atau saham. Mulai dari Rp 10 ribu di aplikasi seperti Bibit, Bareksa, atau Ajaib.
Berapa minimal investasi di Indonesia?
Reksadana: mulai Rp 10.000. Saham: 1 lot (100 lembar) × harga saham. SBN Ritel: Rp 1 juta. Emas: mulai 0.01 gram (~Rp 15.000). Deposito: Rp 1-10 juta tergantung bank.